Langsung ke konten utama

Postingan

Praktikum Uji Tekan Baja

BAB V UJI KUAT TEKAN BETON Tujuan Percobaan Menentukan kekuatan beton silinder yang direncanakan dan dirawat (curing) di laboratorium Alat dan Bahan Percobaan Pembuatan Beton Bahan Berdasarkan hasil perhitungan perencanaan  mix design  didapat komposisi beton K-225 seperti tertera pada tabel : Tabel 1  Tabel Komposisi Benda UJi Komposisi Unsur Campuran Beton (kapasitas mesin Molen =0.03 m3) 1 Semen 13.65 kg 2 Air 9.60 kg 3 Agregat Kasar 36.20 kg 4 Agregat H alus 35.20 kg Alat 1.        Molen 2.        Cetakan beton silinder 3.        Bak perawatan (curing) yang diisi air kapur jenuh Pengujian Beton Alat 1.        Cetakan  capping  yang memiliki ukuran yang sesuai dengan dimensi specimen. 2.        Alat untuk mencairkan belerang yang dilengk...

Perlakuan Preheat pada Pengelasan Baja Paduan

Pengelasan pada baja paduan memungkinkan terjadinya cacat las pada hasil pengelasan, hal ini terjadi karena sifat baja paduan yang mudah terjadi pengerasan akibat pemanasan dan pendinginan yang cepat. Pengelasan baja paduan juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda pada struktur mikro las maupun sifat mekanis bahan pada logam las ( weld metal)  dan daerah terpengaruh panas atau  heat affected zone  (HAZ). Untuk memperoleh struktur mikro yang diinginkan agar memiliki sifat mekanis tertentu maka perlu memberikan perlakuan panas berupa preheat pada saat proses pengelasan. Fakta tersebut ditunjukan pada beberapa hasil penelitian berikut ini : Sembiring (2005)  melakukan penelitian mengenai pengaruh preheat terhadap struktur mikro dan ketangguhan las GTAW pada pengelasan baja karbon rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pembesaran ukuran struktur mikro untuk setiap penaikan temperatur preheat. Preheat 100 o C menunjukkan jumlah  acicular f...

Beton Fiber

Beton fiber merupakan beton yang ditambahkan serat (fiber) kedalam campurannya. Serat tersebut dapat berupa serat kayu, kelapa, tebu, baja, dan zat-zat tambahan lainnya yang dapat menambah mutu beton. Perkembangan teknologi beton dibidang beton fiber memang sudah lama digalakkan. Hal ini bertujuan untuk meningkat mutu beton yang semakin hari semakin tinggi kebutuhannya. Beton fiber ini sangat berguna untuk memperbaiki atau menaikkan sifat mekanik beton. Sifat mekanik beton yang dimaksud adalah kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur. Ada beberapa jenis atau kelompok beton fiber yang sudah dikenal saat ini, antara lain metalic fibers, mineral fibers, polimeric fibers, dan naturally occuring fibers. Metalic fibers. Metalic fibers terdiri dari serat baja. Serat baja biasanya digunakan sebagai pengganti aggregat kasar. Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Hendra, seorang mahasiswa Teknik Sipil UGM pada tahun 2006, beton fiber dengan tambahan serat baja mampu menaikkan  k...

Material Komposit

Pengertian Material Komposit (komposit) Komposit adalah suatu jenis bahan baru hasil rekayasa yang terdiri dari dua atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu sama lainnya baik itu sifat kimia maupun fisikanya dan tetap terpisah dalam hasil akhir bahan tersebut (bahan komposit). Dengan adanya perbedaan dari material penyusunnya maka komposit antar material harus berikatan dengan kuat, sehingga perlu adanya penambahan wetting agent. Beberapa definisi komposit sebagai berikut ·          Tingkat dasar : pada molekul tunggal dan kisi kristal, bila material yang disusun dari dua atom atau lebih disebut komposit (contoh senyawa, paduan, polymer dan keramik) ·          Mikrostruktur : pada kristal, phase dan senyawa, bila material disusun dari dua phase atau senyawa atau lebih disebut komposit (contoh paduan Fe dan C) ·          Makrostruktur...

Pengelasan Baja Karbon

PENGELASAN BAJA KARBON Baja karbon adalah paduan antara besi (Fe) dan karbon (C) dengan paduan sedikit Silisium, Mangan, Posphor, Sulfur, dan Cupper. Adapaun sifat dari baja karbon tersebut sangat tergantung pada kadar karbon yang dikandungnya, oleh karena    itu    baja karbon tersebut dapat dikelompokkan dengan berdasarkan kadar karbonnya, yaitu : A.     Baja karbon rendah (Low Carbon Steel). Baja karbon rendah memiliki kandungan karbon sedikit lebih tinggi dari pada rata-rata kandungan karbon pada baja karbon, oleh karena itu baja tersebut lebih kuat, tetapi kemampuan regangnya kurang. Baja ini dipakai sebagai bahan untuk membuat balok, neraca timbangan, plat untuk gedung-gedung, jembatan dan kapal-kapal. Komposisinya yang umum adalah :   Karbon (C) 0.03 % ; Sulfur (S) 0,05 % maks; Manganese (Mn) 0,7 %;    Fosfor (P) 0,05 %    maks;    Silisium (Si) 0,2 %. Sifat-sifat mekanis...